Video Porno Mirip Anggota DPR
Beredar Isu Video Porno Mirip Anggota DPR
Lagi lagi berita miring seputar anggota dewan terhormat
berhembus lagi, dimana ada isu dari anggota DPR komisi IX melakukan perbuatan
mesum dan terdapat video 3gpnya, akan tetapi menurut pemberitaan anggota dewan
tersebut mirip dengan anggota dewan dari partai PDI perjuangan, akan tetapi itu
masih dalam pelacakan.

Link download 3gp video porno anggota DPR ini belum kita
dapatkan samapi saat ini baik pencaraian di 4shared, rapidshare, ziddu dan
media file sharing lainya juga belum saya dapatkan. Keduanya tertangkap kamera
tengah melakukan adegan percintaan. Foto ini memang belum tentu benar anggota
DPR. Tapi Badan Kehormatan (BK) DPR akan bergerak untuk menindaklanjutinya.
"BK sudah mendengar ada video porno yang katanya mirip
anggota DPR dari Komisi IX, tapi BK belum mendapat foto ataupun video
tersebut," kata Ketua BK DPR, M Prakosa. Seperti yang disebutkan Prakosa
tadi, isu video itu menyambar anggota Komisi IX DPR. Siapa orangnya, Prakosa
belum mau menyebut.
Namun santer terdengar pemain video itu mirip seorang
perempuan dari Komisi IX bersama seorang laki-laki yang merupakan koleganya,
yang kabarnya juga dari DPR. Wanita dan laki-laki itu mirip anggota DPR dari
PDIP. Bahkan, sang laki-laki disebut sebagai politisi yang tengah naik daun.
Penelusuran detikcom, video itu sebelumnya ramai disitus
kilikitik.net, tapi sayangnya situs itu kini sudah tidak bisa dibuka. Tapi
gambar-gambar itu sempat ada di sejumlah media sosial dan di forum-forum, walau
dalam tampilan foto dan sudah diburamkan. Di foto-foto yang beredar, tertulis
nama perempuan itu yang merupakan anggota DPR dari PDIP asal daerah pemilihan
Kalimantan. Keberadaan video itu ramai sejak kemarin.
Dari cuplikan foto dari video itu terlihat perempuan dan
laki-laki yang keduanya berwajah mirip anggota DPR dari PDIP itu tengah berada
di sebuah kamar. Dalam foto itu, sang perempuan tanpa sehelai benang pun
melakukan hubungan seksual dengan pria tersebut.
Tapi apakah benar gambar itu adalah anggota DPR, BK masih
menunggu bukti-bukti. "Nanti kalau sudah ada misalnya dikirimkan melalui
email atau bagaimana, BK akan meneliti. Tentu apa jelas sekali ataupun mirip
kan kita harus hati-hati karena ini menyangkut martabat seseorang," tambah
Prakosa yang juga politisi PDIP ini.
Buat yang pengen link free download 3gp video porno mirip
anggota DPR RI ini sampai saat ini belum kita dapatkan, kalo dah dapet bagi
bagi ya sob heeee

Namanya Karolin Margret Natasa, anggota PDI-P dari
Kalimantan Barat. Karolin Margret Natasa merupakan seorang anggota DPR Ri dari
fraksi PDIP dari dapil kalimantan barat ini merupakan seorang dokter dan
baru-baru ini tesiar kabar peredaran Video Porno Mirip Anggota DPR yang
berinisial K. Karolin merupakan putri sulung gubernur kalimantan barat yakni
Drs.Cornelis,MH.
Sejauh ini beredarnya video porno mirip anggota DPR
berinisial K belum benar keberadaanya hanya sekilas di pemberitaan mirip
anggota DPR berinisial K. Sejauh ini saya mencari inisial K anggota DPR RI dai
dapil kalimantan barat yakni Karolin Margret Natasa, apakah benar video
tersebut mirip karolin. Hingga kini BK DPR sedang menyelidiki peredaran video
porno mirip anggota DPR dari komis IX dari fraksi PDIP tersebut.
Profil Karolin Margret Natasa :
Nama Lengkap :
KAROLIN MARGRET NATASA, Dr.
No. Anggota: A-397
Tempat Lahir:
Mempawah
Tanggal Lahir: 12
Maret 1982
Jenis Kelamin:
Wanita
Komisi: IX
Dapil: Kalbar
Jabatan di Fraksi: Anggota
Jabatan di DPR-RI:
Anggota
Alat Kelengkapan:
Badan Musyawarah
Jabatan di MPR-RI:
Anggota
Jabatan di Partai:
Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan
KALBAR
Tapi jangan diambil serius dugaan ini, sekalipun betul tadi
saya lihat screenshot video ada kemiripan. Namun kualitas gambarnya gak bagus .
It could be anyone.
sekali lagi ini masih dalam tahap pembuktian, masih
diselidiki apakah gambar/video itu beneran anggota DPR fraksi PDIP atau tidak
sebentar lagi Pilgub KALBAR, bapaknya margaret itu kandidat
kuat, jadi lumrah untuk black campaign
jadi pembaca harus kritis, jangan asal menghakimi.

Komentar