Goresan Pena
Goresan Pena
Inilah goresan pena dari sang hamba yang mendambakan
wanita shaleha, yang bisa bersama untuk mencintai-Mu Ya Rabb… dan mencintai
Rasulullah saw ( Nabi Muhammad saw )aku slalu teringat dalam setiap saat ku
slalu berdo’a mengenai harapan yang ingin mendapatkan seseorang yang dapat
mengisi ruang hampa dalam hatiku dan juga dapat menyempurnakan separuh Hatiku
dalam sunnah Rasulullah saw yaitu Pernikahan yang dapat menghindarkanku akan
fitnah wanita..
Mungkin hal ini yang terkadang membuat orang lain mengejekku
dengan berbagai sindiran namun aku tidak peduli karna aku hanya mengharapkan
keridhaan dari Allah swt dan dapat diakui sebagai umat Nabi Muhammad saw, entah
kenapa aku sangat tertarik dengan seorang muslimah yang mengenakan jilbab agar
terhindar dari fitnah.
Dan dalam setiap sujud ku slalu meminta dalam do’a,
Ya Allah……..
Aku berdo’a untuk seorang wanita yang akan menjadi bagian dari
hidupku
Seseorang yang sangat mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya
setelah Engkau dan Rasulullah saw
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi
juga untuk-Mu dan orang lain
Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan
Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baik-Mu ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang
cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau
statusku tapi karena Engkau
Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu
dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa sebagai lelaki shalehah ketika aku
berada di sisinya
Seseorang yang bisa menjadi asisten sang nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang
Ya Allah……..
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di hadapan-Mu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang yang membutuhkan do’aku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih
hidup
Aku tidak mengharap dia semulia Fatimah r.a., tidak setaqwa Aisyah
r.a. ,juga tidak secantik Zainab r.a., apalagi sekaya Khadijah r.a.
Aku hanya mengharap seorang wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang shaleh/shalehah,
Membangun peradaban,
dan membuat Rasulullah saw bangga di akhirat
Karena aku sadar aku bukanlah
orang yang semulia abu bakar Radhiyallahu’anhu,
Atau setakwa umar Radhiyallahu’anhu, pun setabah Ustman
Radhiyallahu’anhu,
Ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu, setegar zaid
Radhiyallahu’anhu
Juga segagah Ali Radhiyallahu’anhu, apalagi setampan usamah
Radhiyallahu’anhu.
Aku hanyalah seorang lelaki akhir zaman
yang punya cita – cinta
Ya Allah……..
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi ikhwan yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu sehingga aku dapat
mencintainya dengan sepenuh jiwaku
Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dari-Mu
Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak
kebaikan dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat kokohnya benteng tidak bisa dibangun dalam semalam, namun bisa
hancur dalam sedetik
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam
sekejap
Perkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun bisa saja
terberai dalam sesaat
Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan
Tapi awal sebuah langkah
Karenanya, jadikanlah kelak pernikahan kami sebagai titian
Untuk belajar kesabaran & ridha-Mu, ya Rabb..
Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, aku berharap kami
berdua dapat mengatakan:
” Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku
pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.
Ya Allah..
apakah ini adalah kehendak-Mu dalam mempertemukan aku denganya..??
apakah ini amanah-Mu agar ku dapat menuntun dia untuk menuju
keridhaan-Mu..?
jika benar begitu aku akan berusaha menunaikan amanah-Mu ini Ya
Rabb..
“Ya Ana.. Izinkan Aku Mengentuk Pintu Hatimu” , Aku mencintaimu
karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu Hilanglah
cintaku padamu …”


Komentar